otban_wil.ii@dephub.go.id +6261 - 8888 0360

Sinergi untuk Negeri

GUNUNG SITOLI, 9 Agustus 2026

Sinergi untuk Negeri

Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan para kepala daerah se-Kepulauan Nias menggelar pertemuan strategis pada Minggu, 9 Agustus 2026. Pertemuan ini mematangkan langkah konkret percepatan pengembangan Bandar Udara Binaka, Gunung Sitoli, untuk bertransformasi menjadi gerbang udara modern yang siap mengakomodasi pesawat berbadan besar serta memperluas konektivitas udara nasional.

Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bapak Bobby Afif Nasution, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II, Bapak Asri Santosa, serta Wali Kota dan para Bupati se-Kepulauan Nias. Sinergi lintas instansi ini berfokus pada komitmen bersama untuk meruntuhkan hambatan konektivitas demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pariwisata di Kepulauan Nias.

🎯 Poin Utama Fokus Pengembangan Bandara Binaka:

Peningkatan Kapasitas Landasan Pacu: Perpanjangan runway serta peningkatan daya dukung landasan (Pavement Classification Number / PCN) agar memenuhi standar keselamatan operasional pesawat jet komersial berbadan besar seperti Boeing 737 atau Airbus A320.

Ekspansi Rute Penerbangan: Penjajakan intensif pembukaan jalur penerbangan langsung (direct flight) dari dan menuju kota-kota besar strategis di Indonesia guna memangkas waktu tempuh dan menekan biaya logistik.

Sinergi Lintas Pemerintahan: Percepatan penyediaan dan pembebasan lahan oleh pemerintah daerah, serta harmonisasi dukungan anggaran yang terintegrasi antara APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten/Kota.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menegaskan bahwa infrastruktur ini memegang peran vital bagi masa depan wilayah kepulauan.

"Pengembangan Bandara Binaka adalah urat nadi perekonomian Nias. Dengan masuknya pesawat berbadan besar dan bertambahnya rute penerbangan langsung, kita optimis melihat lonjakan kunjungan wisatawan serta efisiensi distribusi logistik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II , Asri Santosa, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengawal aspek teknis dan regulasi dari pusat.

"Kami berkomitmen penuh memberikan asistensi, mulai dari regulasi, sertifikasi keselamatan, hingga evaluasi teknis. Tujuannya agar spesifikasi infrastruktur Bandara Binaka segera memenuhi kualifikasi untuk melayani armada yang lebih besar dan rute yang lebih luas," ungkap Asri.

Melalui kolaborasi erat ini, wajah baru Bandara Binaka ditargetkan segera terwujud, menjadikan Kepulauan Nias sebagai destinasi unggulan nasional yang semakin mudah diakses dari berbagai penjuru nusantara.