DELI SERDANG – Dalam rangka memastikan standar keamanan tertinggi dan kelancaran operasional transportasi udara di wilayah Sumatera Utara, Kapolda Sumatera Utara bersama Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Selasa (17/03/2026).
Peninjauan ini difokuskan pada pengecekan fasilitas pelayanan publik, alur keberangkatan/kedatangan penumpang, hingga koordinasi lintas sektoral dalam menjaga kondusivitas objek vital nasional tersebut.
Poin Penting Peninjauan:
• Pengecekan Fasilitas Bandara: Memastikan seluruh instrumen keamanan (Avsec) dan kenyamanan fasilitas terminal berfungsi optimal menghadapi fluktuasi jumlah penumpang.
• Kunjungan ke Pos Pengamanan Terpadu: Kapolda dan jajaran memberikan arahan langsung kepada personel gabungan (TNI, POLRI, Avsec, dan Medis) yang bertugas di Pos Terpadu Bandara Kualanamu.
• Sinergitas Antar-Lembaga: Menegaskan kolaborasi antara kepolisian sebagai garda keamanan dan Otoritas Bandara sebagai regulator penerbangan untuk menciptakan ekosistem transportasi yang aman dari potensi gangguan kamtibmas maupun terorisme.
"Keamanan bandara adalah wajah dari keamanan wilayah kita. Sinergi antara Kepolisian dan Otoritas Bandara memastikan bahwa setiap warga yang melintas di Kualanamu merasa terlindungi oleh sistem yang terintegrasi," ujar Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di sela-sela peninjauan.
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah II Bapak Asri Santosa juga menambahkan bahwa pengawasan ketat terhadap prosedur penerbangan dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadapi periode peak season seperti Lebaran maupun operasional harian.
Bandara Kualanamu yang merupakan simpul transportasi udara di barat Indonesia memegang peran penting, dengan pergerakan penumpang tercatat pada tanggal 16 maret 2026 mencapai 24.056 orang naik sekitar 0,51 persen dibandingkan tahun 2025 ditanggal yang sama.
